Subsrcibe

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Review Aplikasi Absensi <i>Face Recognition</i> Karyawan
Efektifkah Absensi Face Recognition Diterapkan pada Perusahaan? | Hadirr
Absensi

Review Aplikasi Absensi Face Recognition Karyawan

Manajemen penggajian masih menjadi kegiatan yang rumit bagi perusahaan, sebesar apapun perusahaan tersebut. Absensi menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam manajemen penggajian. Sebab, mempengaruhi besar-kecilnya upah yang diterima karyawan dan evaluasi kinerja karyawan. 

Banyak perusahaan yang mengalami “stolen time” atau kecolongan waktu karena penerapan absensi karyawan yang buruk. Dampaknya, job evaluation setiap periode menjadi bias dan fixed cost perusahaan untuk penggajian karyawan pun akan meningkat.

Baca Juga: 7 Keunikan Aplikasi Absensi Online Berbasis Web

“Stealing time” ini dapat terjadi apabila karyawan melaporkan data kehadiran yang tidak sebenarnya, meminta tolong kepada rekan kerja mereka untuk “titip absen” atau mencatatkan kehadiran padahal tidak bekerja sehari penuh. Lebih buruknya lagi, apabila data kehadiran tidak mencantumkan histori kedatangan dan kepulangan karyawan, termasuk jam lembur karyawan tersebut. 

Lantas, siapa yang rugi akibat sistem absensi yang buruk? Perusahaan, bukan? Sebab, data absensi menjadi tidak akurat dan banyak kesalahan hitungan. Hal-hal tersebut ternyata banyak terjadi di perusahaan yang masih menggunakan sistem absensi cara lama, lho.

Aneka Sistem Absensi Perusahaan

Ada tiga sistem absensi tradisional yang masih digunakan di perusahaan hingga saat ini :

Absensi Analog Ceklok

Absensi ceklok dilakukan dengan memasukkan kartu ber-template khusus ke mesin almano. Mesin otomatis mencatat waktu kedatangan/waktu pulang karyawan sesuai dengan jam kantor. Cara absensi ini tidak efisien segi biaya karena perusahaan harus menyediakan banyak kertas khusus dan tidak efektif karena kecurangan absensi yang dilakukan karyawan sangat mungkin dilakukan. 

Absensi Manual

Absensi manual dilakukan dengan cara menuliskan kehadiran secara manual di buku kehadiran yang disediakan perusahaan. Dari segi biaya, sistem ini lebih hemat karena tidak perlu beli mesin. Tapi, celah kecurangan menjadi semakin besar. Lembar absensi pun beresiko rusak ataupun hilang. Pekerjaan HR akan menumpuk karena melakukan input data absensi manual ke Excel

Absensi Fingerprint

Absensi sidik jarik ini dilakukan dengan menempelkan jari pada layar mesin absensi. Mesin akan mencocokkan rekaman sidik jari karyawan sesuai dengan data yang dimiliki saat pendaftaran sidik jari. Data karyawan lebih akurat, namun mengeluarkan banyak biaya untuk pemeliharaan dan pengadaan unit.

Absensi Face Recognition

Absensi face recognition menggunakan teknologi biometrik untuk memindai dan mengidentifikasi karyawan berdasar fitur wajah. Mesin akan mengidentifikasi mata, alis dan mulut lalu mencatatkan kehadiran karyawan apabila dianggap cocok. Sistem absensi ini mulai banyak digunakan sejak adanya pandemi COVID-19 untuk mencegah penularan melalui 3 sistem yang sebelumnya.

Absensi Face Recognition Masih Belum Efektif Diterapkan

Ternyata, masih ada beberapa pertimbangan mengapa absensi scan wajah atau face recognition yang sudah menggunakan basis teknologi masih belum efektif untuk diterapkan. 

Pertama, perusahaan harus merogoh kocek ekstra untuk pengadaan unit mesin absen face print yang mahal. Kedua, perangkat mesin absensi ini memerlukan perawatan secara berkala untuk mencegah malfungsi. 

Ketiga, pemrosesan data di mesin face recognition cenderung lama. Dalam beberapa kasus, karyawan harus melakukan pindai wajah berulang kali hingga teridentifikasi. Biasanya disebabkan faktor teknis seperti angle kamera, pencahayaan yang rendah, wajah yang tertutupi rambut atau kacamata yang bias.

Keempat, kemungkinan terjadinya error pada mesin. Hal ini cukup merepotkan, karena HR harus menyiapkan absen manual untuk penanganan sementara. Apalagi jika error terjadi adalah ketidaksesuaian data waktu absensi yang dilakukan dengan yang tercatat di komputer, jadi perlu konfirmasi lagi ke HR.

Solusi Cara Absensi Karyawan

Era teknologi saat ini tidak hanya menghasilkan internet cepat atau robot, namun juga memberikan sebuah inovasi dalam hal pencatatan absensi karyawan yang mampu menggeser sistem absensi cara lama yang tidak efektif dan efisien. 

Sudah banyak perusahaan maupun instansi yang mengembangkan penggunaan aplikasi absensi face recognition di smartphone secara mandiri atau in-house. Namun, kendala dalam penerapan aplikasi absensi face recognition ini masih banyak : pembuatan aplikasi memakan waktu yang lama, seringnya terjadi gangguan penggunaan aplikasi dan gagalnya implementasi absen wajah.

Nah, karena berisiko tinggi, lebih baik memercayakan pencatatan kehadiran pada aplikasi absensi face recognition atau aplikasi absensi online yang sudah teruji. Tentu saja kamu harus memilih aplikasi karyawan terbaik di Indonesia, yaitu Hadirr

Aplikasi Hadirr memiliki fitur e-absensi yang menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) dan biometrik face recognition sebagai sistem operasional aplikasi. Gabungan kedua teknologi ini memungkinkan karyawan untuk mencatatkan kehadiran mereka pada banyak titik, dimanapun di dunia. Karyawan tinggal melakukan absen selfie melalui telepon genggam mereka.

Baca Juga: Fitur Monitor Waktu Kerja Karyawan yang Wajib Kamu Tahu

Tidak sekedar absensi karyawan, aplikasi Hadirr juga dilengkapi fitur timesheet online yang semakin memberikan kenyamanan perusahaan dalam mengelola dan memantau kinerja karyawan remote maupun work from home. Hadirr menyediakan real-time report aktivitas dan jam kerja karyawan sehingga membantu HR dalam memantau karyawan bermobilitas tinggi dengan lebih objektif.

Dengan menggunakan Hadirr, biaya yang dikeluarkan perusahaan jauh lebih ekonomis dan murah dibandingkan harus menyediakan mesin absensi. Karyawan tidak akan kesulitan lagi dengan scan berulang atau absensi manual akibat mesin error. Yang paling penting, “stealing time” dan “titip absen” dapat dicegah. Kedisiplinan dan produktivitas karyawan tentu akan meningkat!

Nah, seru dan mudah bukan?

Aplikasi Absensi Online Hadirr

 

Writer: Yosie Rizkha Amaf

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *