Beberapa pemerintah daerah di Indonesia mulai menerapkan sistem pencatatan presensi dengan cara scan wajah di aplikasi absen Android untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja pegawai mereka. Namun, penerapan sistem e-absen ini seringkali tidak berjalan lancar. Berikut beberapa contoh masalah yang umum dihadapi oleh pemerintah daerah dalam penerapan absen wajah:

Baca Juga: 7 Keunikan Aplikasi Absensi Online Berbasis Web

 

Pembuatan Aplikasi Memakan Waktu Lama 

Aplikasi in-house atau buatan sendiri bukan berarti tanpa risiko. Membangun aplikasi absen dengan teknologi pindai atau scan wajah (face recognition) bukanlah hal mudah karena teknologi ini merupakan teknologi baru. Fase trial and error harus dilalui sehingga masa pembuatan aplikasi memakan waktu relatif lama. Ditambah lagi jika bekerja sama dengan pihak lain dan ada kendala dalam perjanjian kerjasama penerapan absensi scan wajah. Hal ini menyebabkan implementasi sistem tertunda.

 

Gangguan Penggunaan Aplikasi 

Rumitnya teknologi yang digunakan dapat menyebabkan penerapan aplikasi tidak berjalan lancar. G-Absensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Buleleng mengeluhkan aplikasi absensi yang di-install pada ponsel Android belum tidak berfungsi optimal. Absen wajah masih sering bermasalah sehingga tunjangan kinerja sebesar 0,3 sampai 3 persen dipotong dari tunjangan pegawai. Sistem pun harus di-backup manual untuk mengantisipasi gangguan saat mencatat kehadiran.

 

Gagal Implementasi

Kegagalan implementasi dapat terjadi diluar faktor sistem, yaitu keengganan penggunanya dalam mengubah kebiasaan. Zona nyaman pegawai terusik dengan adanya perubahan sehingga menimbulkan resistensi. Sistem baru yang digunakan mungkin mempersempit “ruang gerak” bagi pegawai untuk mengakali sistem. Penerapan aplikasi pada akhirnya harus dibarengi dengan regulasi ketat supaya diterapkan secara efektif.

Baca Juga: 5 Fakta Sistem Keamanan Data Absensi Karyawan


Karena berisiko tinggi, dibandingkan membangun aplikasi absen wajah sendiri, lebih baik jika pemerintah mengadopsi aplikasi yang sudah teruji seperti
Hadirr: kehandalan aplikasi teruji di ribuan perusahaan, biaya terjangkau dan implementasi cepat.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: Haunina K. Sari