Penggunaan mesin absen muka merupakan teknologi terkini dari model absensi sejak jaman dahulu. Mulai dari mesin absensi ceklok, fingerprint, manual, hingga absensi online dengan pengenalan wajah.

Semakin maju teknologi, maka kenyamanan dan tingkat keamanan diharapkan semakin baik. Kini, dengan teknologi biometrik untuk mengenali fingerprint dan wajah, karyawan lebih praktis dalam mencatatkan kehadirannya di kantor.

Baca Juga: Review Attendance Software Terbaik di Indonesia

Perkembangan Mesin Absen Muka dari Waktu ke Waktu

Fungsi mesin absensi adalah merekam, mencatat dan melacak kehadiran karyawan ke tempat kerja serta menghitung lamanya waktu kerja karyawan. Rekam kehadiran karyawan ini menjadi salah satu parameter produktivitas untuk diperhitungkan ke dalam perhitungan kompensasi dan juga sanksi.

Dengan sistem pengenalan wajah, kenakalan karyawan seperti titip absen atau kecurangan lainnya dapat diminimalisir. Sebelumnya mesin absensi karyawan menggunakan sistem ceklok, meski praktis namun tidak bisa melakukan rekap absensi karyawan. Kemudian beralih ke mesin absen sidik jari. Kekurangannya, kadang menimbulkan antrian karena mesin gagal baca kondisi jari kotor, basah dan sebagainya.

Mesin Absen dengan Wajah Solusi Terbaik di Era Pandemi

Di masa pandemi, kontak fisik cenderung dihindari, baik langsung maupun melalui media perantara seperti mesin absensi. Penyebaran virus bisa melalui kontak tersebut, salah satu yang diduga bisa berpotensi jadi perantara penyebaran virus adalah mesin absensi dengan kontak fisik, absen fingerprint salah satunya.

Solusi menghindari kontak fisik tersebut ada pada mesin absensi scan muka. Mesin absen dengan wajah ini praktis dan aman, karena karyawan cukup mengarahkan wajahnya di depan mesin, dan mesin absensi bisa melakukan pengenalan wajah menggunakan teknologi biometrik.

Baca Juga: 5 Fakta Sistem Keamanan Data Absensi Karyawan

Mesin Absen Muka Menggunakan Teknologi Terbaru Berbasis Cloud dan GPS

Mesin absen muka memiliki keunggulan dari sisi proses identifikasinya lebih cepat dan akurat. Teknologi biometrik merekam dan mencocokkan data yang tersimpan pada diri karyawan dengan proses pengenalan wajah saat melakukan absensi. Jika cocok, maka sistem akan membaca kehadiran karyawan. 

Selain teknologi berbasis cloud, mesin absen scan wajah juga menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) sehingga bisa digunakan pada banyak titik yang ditentukan. Kelebihan mesin absen ini cocok digunakan untuk karyawan remote maupun work from home. Karyawan cukup melakukan absen selfie melalui telepon genggam untuk mencatatkan kehadiran mereka.

Walau Canggih, Mengapa Mesin Absen Muka Belum Banyak Digunakan?

Dengan berbagai kelebihannya, mesin absen face recognition ternyata masih banyak yang belum familiar. Pemakaian mesin absen ini juga masih terbatas pada perusahaan besar saja. Beberapa kelemahan yang muncul, diduga jadi penyebab kurang efektifnya pemakaian mesin absen canggih ini. Apa sajakah kelemahan itu?

Mesin absen muka membutuhkan waktu lama dan berulang untuk proses identifikasi awal wajah karyawan. Dalam pemakaiannya, jika terjadi error, cukup merepotkan bagian HRD, karena harus melakukan absensi manual. Jika error-nya terkait perbedaan data waktu absensi yang tercatat pada mesin dan computer, maka selain absensi manual juga harus konfirmasi lagi ke HRD. Jadi dobel kerja.

Pakai Hadirr, Absensi Muka Cukup dari HP Karyawan

aplikasi WFH
Absen muka Hadirr | Hadirr

Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan di atas, Anda tak perlu khawatir untuk melakukan absensi scan wajah. Aplikasi Hadirr menawarkan absen face recognition cukup dari hp masing-masing karyawan.

Baca Juga: Mengenal Sistem Hybrid Working yang Makin Dilirik Perusahaan

Teknologi face recognition dan GPS dari Hadirr memudahkan perusahaan mengontrol kehadiran karyawan, jadwal shift kerja, timesheet hingga reimbursement online. Jadi, tunggu apalagi? Cobain sekarang juga, GRATIS!

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: WHS