Inilah Peraturan WFH Terbaru di Wilayah DKI Jakarta – Lonjakan COVID-19 masih terjadi di tanah air terutama akibat meluasnya penyebaran varian Omicron. 

Dikutip dari Kompas.com, Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tren positif kasus di DKI Jakarta saat ini sudah melewati puncak penularan Omicron.

Meski demikian, pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 10/2022 memperpanjang masa PPKM Jawa dan Bali sampai 21 Februari, termasuk DKI Jakarta yang masih berstatus level 3. Peraturan tersebut berlaku sejak 15 Februari lalu. 

Terdapat sejumlah penyesuaian, salah satunya mengenai peraturan work from home (WFH) di tempat kerja atau perkantoran.

Baca Juga: Kerja Hybrid atau Kembali Masuk Kantor, Pilih Mana?

Peraturan WFH Terbaru DKI Jakarta 2022

Sebagai tindak lanjut Inmendagri 10/2022, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Keputusan Gubernur (Kepgub) 133/2022 tentang PPKM Level 3. Berikut peraturan WFH terbaru yang berlaku di Jakarta untuk kegiatan pada tempat kerja perkantoran :

Sektor non-esensial

Kegiatan pada tempat kerja sektor non-esensial diperbolehkan menerapkan maksimal 50% WFO (work from office) khusus untuk karyawan yang sudah divaksin, sisanya WFH. Mereka wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Baca Juga: 10 Tips Membangun Disiplin Kerja Karyawan Ala HRD

Sektor esensial

  • Perkantoran keuangan dan perbankan seperti asuransi, bank, pegadaian dan lembaga pembiayaan boleh beroperasi dengan kapasitas karyawan maksimal : (a) 50% WFO untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat; (b) 25% WFO untuk pelayanan administrasi perkantoran, diikuti penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

  • Perusahaan di pasar modal dan perusahaan teknologi informasi dan komunikasi dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% karyawan WFO dan dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

  • Perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi kapasitas maksimal 50% karyawan WFO dan tetap mewajibkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi. Untuk tempat kerja yang menyediakan fasilitas ruang pertemuan besar, tidak boleh menyajikan hidangan prasmanan, hanya dalam box saja.

  • Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya boleh beroperasi dengan pengaturan shift berkapasitas maksimal : (a) 75% karyawan WFO per shift di fasilitas produksi/pabrik; (b) 25% karyawan WFO untuk pelayanan administrasi perkantoran. Mereka wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk pengaturan masuk dan pulang serta tidak diperbolehkan makan bersamaan.

Sektor kritikal

Karyawan yang bekerja di sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan dan ketertiban dapat beroperasi WFO sepenuhnya tanpa terkecuali

Untuk yang bekerja pada penanganan bencana, konstruksi hingga proyek nasional, berlaku operasi 100% WFO maksimal karyawan, dengan catatan 25% karyawan WFO maksimal di bagian administrasi perkantoran.

Hadirr sebagai Solusi Praktis Permudah Karyawan WFH

absensi online karyawan
Aplikasi Absensi Online Karyawan | Hadirr

Munculnya peraturan WFH 2022, khususnya himbauan WFH Jakarta terbaru, tetaplah memerlukan perhatian khusus Anda dalam mengelola karyawan yang sebagian harus bekerja dari rumah, bekerja dari kantor hingga bekerja shift.

Agar semuanya terkendali secara bersamaan, Anda bisa memanfaatkan software Hadirr untuk membantu menunjang kebutuhan karyawan sekaligus menjaga kinerja karyawan WFH

Bagaimana cara Hadirr membantu perusahaan selama pandemi?

Hadirr merupakan aplikasi HRIS mobile yang bisa diakses melalui ponsel. Untuk menyesuaikan situasi WFH masa pandemi, Anda bisa andalkan fitur presensi online karyawan. Hadirr menjadi aplikasi absensi selfie terbaik untuk karyawan WFH karena pengunaannya mudah dan mampu mengatasi risiko pemalsuan lokasi.

Di samping itu, Anda bisa berbagi tugas, berkolaborasi hingga mengatur shift secara online dengan fitur timesheet dan fitur shift kerja Hadirr. 

Baca Juga: Efek Kelamaan WFH terhadap Kinerja Karyawan dan Solusinya

Pemanfaatan teknologi digital seperti Hadirr diperlukan untuk mendukung bisnis Anda beradaptasi dengan situasi yang tidak pasti selama pandemi, terlebih mampu mengurangi kontak fisik antarkaryawan.

Keuntungan yang akan Anda dapatkan ialah pemantauan karyawan lebih mudah, hemat biaya, hingga cegah manipulasi data.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: YRA