Perusahaan tak bisa asal menjual produk atau layanan mereka ke pelanggan. Diperlukan strategi sales atau strategi penjualan agar produk dipilih dan pelanggan potensial pun berdatangan.

Apa itu strategi sales

Strategi sales atau strategi penjualan adalah metode yang digunakan perusahaan untuk menjual layanan dan produknya. Strategi penjualan menjadi penting karena tiap produk punya pelanggan potensial yang berbeda-beda.

Perusahaan perlu memperhatikan proses penjualan, profil pembeli, analisis kompetitor, dan poin nilai produk untuk bisa menyusun strategi sales yang efektif karena strategi penjualan di setiap bisnis pasti berbeda-beda.

Baca Juga: Ingin Menggunakan Aplikasi Sales Lapangan? Inilah Ulasannya

Alasan perlunya strategi penjualan

strategi sales
Menyusun Strategi Sales yang Efektif untuk B2B dan B2C | Hadirr

Strategi penjualan atau sales sangat penting bagi perusahaan. Karenanya, berikut beberapa alasan pentingnya menerapkan strategi penjualan:

  1. Membantu memahami target pelanggan
  2. Membantu menentukan untuk memperluas target pelanggan
  3. Penjualan produk dan layanan akan lebih jelas dan terstruktur
  4. Perusahaan dapat memantau atau melacak kemajuan penjualan
  5. Perusahaan dapat mengontrol tim penjualan agar teratur dan tetap sesuai visi dan misi perusahaan

Strategi penjualan perlu disusun berdasarkan jenis produk dan target pelanggannya. Diketahui ada dua tipe bisnis yaitu B2B dan B2C yang menerapkan strategi yang berbeda.

Strategi sales untuk B2B

strategi sales
Cara menyusun strategi sales untuk perusahaan | Hadirr

B2B adalah Business to business, yaitu transaksi antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya. Atau produk dan jasa yang dijual tidak langsung diberikan kepada konsumen.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan kain melakukan penjualan ke perusahaan garmen atau bisnis fashion yang ada. Berikut tiga strategi sales untuk B2B:

a. Konten yang menarik

Pastikan perusahaan memiliki konten yang menarik klien B2B. Salah satunya pemberian contoh kasus sehingga klien lebih mudah terpancing menanyakan layanan dan arah bisnis perusahaannya.

b. Kerjasama tim marketing

Tim marketing harus saling bekerja sama agar pengeluaran bisnis tidak membengkak. Tentukan KPI sales dan jangan sampai salah menentukan target pasar. Pastikan untuk memiliki data klien yang menjadi target tim marketing. 

c. Kunjungan salesman

Tim sales jadi salah satu tombak strategi marketing. Kunjungan salesman untuk memberikan masukan ke klien terkait layanan penting dilakukan.

Di era sekarang bisa juga menunggu klien menyimak konten yang disediakan dahulu sebelum mereka menghubungi lebih lanjut hingga akhirnya kunjungan sales bisa dilakukan.

Baca Juga: Pemanfaatan CRM Salesman untuk Keberhasilan Penjualan Anda

Strategi sales untuk B2C

B2C atau Business to Consumer merupakan bisnis yang dilakukan perusahaan langsung kepada konsumen. Bisnis tipe ini langsung berhubungan dengan konsumen perorangan atau grup.

Sebagai contoh bisnis makanan jumlah kecil yang langsung ditargetkan ke perorangan. Berikut beberapa langkah untuk menyusun strategi sales untuk B2C:

a. Analisis data dan tetapkan tujuan penjualan

Jangan sepelekan catatan penjualan sebelumnya. Gunakan catatan tersebut untuk memahami mana yang berhasil dan tidak. Susun strategi baru dari hal-hal yang berhasil sebelumnya dan patenkan tujuan penjualan. Berikan angka konkret seberapa banyak perusahaan ingin meningkatkan penjualan. 

b. Tentukan target pasar dan metode penjualan

Pastikan target perusahaan jelas. Penentuan target pasar akan membantu tim sales berbicara langsung ke audiens yang tepat. Pastikan pula metode penjualan yang dipakai efektif, baik media sosial, iklan, telepon, atau email.

c. Pahami kompetisi dan komentar konsumen

Jangan pernah abaikan kompetitor. Perhatikan strategi dan aktivitas sales mereka. Jangan abaikan juga umpan balik konsumen. Kirimkan survei, ajukan pertanyaan untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. 

d. Konsisten

Selalu ingat, hasil yang muncul tidak akan selalu terlihat signifikan dalam semalam. Konsisten dengan strategi sales yang sudah dipakai dan sabar dengan audiens target yang dituju. 

Berdasarkan data di atas, bisa dipastikan tim sales jadi aspek penting dalam strategi sales atau penjualan. Perusahaan harus siap memantau aktivitas sales agar kpi karyawan sales tercapai. 

Baca Juga: Begini Strategi Sales Call untuk Raih Untung Maksimal

Aplikasi Monitoring Salesman Hadirr

Aplikasi sales tracking
Aplikasi sales tracking Hadirr

Tentu akan sangat melelahkan jika perusahaan harus memonitor kunjungan salesman ke pelanggan hingga urusan absensi sales secara manual. Di era teknologi ini, aplikasi Hadirr muncul untuk menghapuskan segala keribetan tersebut.

Aplikasi monitoring sales, Hadirr, membantu mengelola kinerja dan efektivitas performa tim sales. Baik perusahaan skala kecil, menengah, hingga besar telah menggunakan Hadirr untuk menunjang aktivitas sales mereka. 

Baca Juga: Ingin Mengoptimalkan Aktivitas Sales Anda? Coba 5 Tips Ini

Hadirr juga berfungsi sebagai aplikasi penjualan salesman yang akan menunjang pendapatan perusahaan. Pemilik bisnis bisa memantau kunjungan salesman karena Hadirr memiliki fitur client visit yang akan merekam kegiatan tim di lapangan.

Fitur reimbursement online juga akan membantu perusahaan menekan kecurangan yang ada. Catatan keuangan perusahaan akan tersimpan rapi dan mudah diakses kapan saja. Fitur ini tentu akan menghemat waktu perusahaan untuk urusan klaim reimbursement para karyawan.

Hadirr juga memiliki fitur Hadirr Sales yang dapat memantau pipeline dan kinerja sales perusahaan Anda.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: AP

Marketing Officer at Fast8 Group

Marketing Officer at Fast8 Group, also editor Gadjian & Hadirr blogs.