Pelanggan potensial merupakan faktor yang berharga bagi perkembangan bisnis. Berbagai strategi pun dilakukan untuk mendapatkan pelanggan produk/jasa yang dijual. 

Namun, bagi business owner yang baru mulai memasarkan produk/jasanya, pelanggan tentu tidak langsung bisa didapatkan. Selain butuh proses panjang, memahami cara mencari pelanggan yang potensial juga perlu.

Pengertian Pelanggan Potensial: Apa dan Bagaimana Mengenalinya?

Pelanggan potensial adalah seseorang atau badan usaha yang berpotensi membeli produk/jasa bisnismu. Mereka umumnya sangat ingin memiliki/menggunakan bisnis kamu, tapi belum bisa segera melakukannya karena faktor tertentu.

Baca Juga: Istilah Dalam Dunia Sales agar Tidak Bingung, Wajib Tahu!

Misalnya, budget terbatas, belum yakin dengan kualitas, dan sebagainya.

Tipe-tipe Pelanggan

Memahami pengertian pelanggan potensial saja belum cukup. Sebelum mendapatkan pelanggan, ketahui juga tipe-tipe pelanggan yang ada.

1. Pelanggan baru

Sesuai namanya, pelanggan baru adalah mereka yang baru pertama kali membeli/menggunakan produk dan jasamu. 

Agar pelanggan tipe ini berubah menjadi pelanggan potensial, kamu perlu menjaga komunikasi yang baik. Pastikan juga selalu memberikan pelayanan yang terbaik agar mereka tidak kecewa dan mau melakukan pemesanan ulang.

2. Pelanggan potensial yang masih ragu

cara mencari pelanggan yang potensial
Cara mencari pelanggan yang potensial | Hadirr

Seringkali, seseorang tidak bisa segera memutuskan untuk membeli atau menggunakan produk/jasa baru. Tipe pelanggan seperti ini mungkin saja tertarik dengan produk/jasa yang kamu tawarkan, tapi perlu waktu untuk mempertimbangkan.

Untuk itu, tim sales lapangan dapat mencoba melakukan pendekatan dengan cara menggali informasi terkait kebutuhan si pelanggan. Jika sudah tahu kebutuhan atau masalahnya, tawarkan produk/jasa bisnismu sebagai solusi.

Selain itu, jelaskan juga benefit dari menggunakan bisnismu agar pelanggan semakin yakin.

3. Pemburu diskon

Pemburu diskon merupakan tipe pelanggan yang cenderung sulit dipertahankan. Sesuai namanya, tipe pemburu diskon hanya terlihat saat ada diskon, padahal bisnis tidak selalu mengadakan diskon terus-menerus. Oleh karena itu, cara untuk mempertahankan pelanggan potensial ini terbilang tidak mudah. 

Namun, keberadaan mereka bisa dimanfaatkan saat perusahaan sedang ada promo diskon. Buat mereka benar-benar tertarik menggunakan produk/jasamu secara berkelanjutan.

4. Pelanggan loyal

Memiliki pelanggan setia adalah harapan semua pebisnis, bukan? Pelanggan loyal merupakan mereka yang sering membeli produk di bisnis kamu. Mereka mendukung dan memberikan feedback positif terhadap bisnismu. 

Jika kamu sudah memiliki pelanggan setia, jagalah agar mereka tetap puas dengan pelayanan bisnismu.

Baca Juga: Cara Membuat Jadwal Kerja Shift dengan Excel

Ketahui Ciri-ciri Pelanggan Potensial

ciri-ciri pelanggan potensial
Ciri-ciri pelanggan potensial | Hadirr

Pelanggan potensial tidak bisa dikenali langsung, tapi ada lima ciri yang menandakannya, yaitu:

  1. Banyak Bertanya seputar Produk/Jasa Bisnismu

Salah satu ciri pelanggan potensial adalah calon konsumen yang menanyakan banyak hal saat kamu menawarkan produk.

Namun, banyak pertanyaan yang belum terjawab sehingga mereka menanyakan detail, seperti ukuran, harga, warna, dan sebagainya.

Inisiatif untuk bertanya menandakan bahwa calon konsumen tertarik pada penawaran produk/jasa bisnismu. Mereka juga akan mendengarkan penjelasanmu dengan baik.

  1. Minta Turun Harga atau Tawar-menawar

Tawar-menawar biasa terjadi saat transaksi jual beli. Permintaan harga yang lebih murah alias menawar ini juga jadi ciri bahwa calon konsumen merupakan pelanggan potensial. Umumnya mereka yang menawar berarti tertarik untuk membeli.

Calon pelanggan tak segan meminta harga lebih murah demi mendapatkan produk yang diinginkan. Meski demikian, mereka juga rela membeli sesuai harga penjual jika memang harganya tak bisa lagi turun.

  1. Mempertimbangkan dan Membandingkan

Ciri-ciri pelanggan potensial selanjutnya adalah mereka mempertimbangkan produk/jasamu dengan cara membandingkan dengan produk/jasa dari bisnis serupa.

Alasannya, calon pelanggan tentu akan melakukan observasi sebelum membeli produk yang mereka butuhkan. Jadi, jika calon pelanggan menanyakan kelebihan dan kekurangan produk kamu dan mencoba membandingkan dengan produk dari bisnis lain, mereka merupakan pelanggan potensial.

  1. Pelanggan Potensial Memahami Produk/Jasa yang Kamu Tawarkan

Pelanggan potensial tidak perlu mencari informasi umum terkait produk yang ia inginkan. Kenapa? Mereka sudah melakukan riset produk yang mereka butuhkan terlebih dulu di internet. 

Hal ini kini mudah dilakukan mengingat teknologi digital berkembang pesat. Jadi, jika mereka tertarik dengan produk dari bisnismu, ada kemungkinan mereka langsung membeli tanpa bertanya lagi ke sales.

  1. Berpikir Matang Sebelum Membeli

Calon pelanggan yang mempertimbangkan matang-matang sebelum membeli artinya tertarik dengan suatu produk/jasa. Jika ia tidak tertarik dari awal, produk/jasa yang kamu tawarkan akan dilewatkan begitu saja.

Cara Menghubungi Calon Pelanggan Potensial

Sudah menemukan pelanggan potensial untuk bisnismu? Selanjutnya, kamu bisa coba cold calling atau menghubungi langsung via telepon. :

  1. Melakukan riset terkait target pelangganmu.
  2. Siapkan pesan pembuka yang tidak membuat mereka merasa terganggu. Misalnya, jangan langsung menanyakan soal minat terhadap produk yang bisnismu tawarkan.
  3. Presentasikan produk yang dijual dengan percaya diri.
  4. Jangan ragu jika pelanggan potensial masih tidak bisa membeli produk.

Saat mendekati calon pelanggan, kamu bisa tawarkan promosi yang mungkin akan menarik mereka, contoh:

  • promo diskon 50-70% akhir tahun
  • memberikan voucher untuk transaksi tertentu
  • memberikan sampel produk, semisal free trial aplikasi selama 30 hari
  • dan lain-lain

Baca Juga: Cara Memilih Aplikasi Sales yang Tepat

Cara Efektif Mencari Pelanggan Potensial

menghubungi calon pelanggan potensial
Menghubungi calon pelanggan potensial | Hadirr
  1. Identifikasi Produk Bisnismu

Sebelum menemukan konsumen potensial, sebagai business owner kamu harus mengidentifikasi produk dan jasa yang akan kamu jual dengan mengajukan beberapa pertanyaan, antara lain:

  • Apakah produk/jasa tersebut memang dibutuhkan oleh orang banyak?
  • Apa kegunaan produk/jasamu yang  dibutuhkan masyarakat?
  1. Identifikasi dan Tentukan Target Calon Pelanggan

Setelah mengidentifikasi produk/jasa, barulah kamu dapat mengidentifikasi dan targeting pelanggan potensial. Menentukan target pasar yang akan menggunakan produk/jasa bisnis bertujuan memudahkan pencarian.

Untuk membantu pencarian, kamu juga dapat mengamati kompetitor bisnismu. Ini bertujuan untuk menemukan dan membandingkan kelebihan dan kekurangan produk masing-masing.

Dengan mengamati kompetitor, kamu juga bisa mencontoh cara mereka berpromosi dan menargetkan pelanggan, lalu memodifikasi cara mereka.

  1. Buat Campaign Pemasaran

Jika target pasar sudah teridentifikasi, selanjutnya buatlah campaign pemasaran sesuai produk dan target pelanggan. Ini sebabnya kamu harus mengenali target pasar sebaik mungkin untuk mengetahui strategi yang tepat.

Misalkan, jika pelanggan potensial bisnismu adalah anak muda, buatlah kampanye pemasaran dengan gaya yang kasual dan mengikuti tren. 

Kampanye pemasaran juga bisa dilakukan melalui channel yang sering digunakan target pelanggan. Jika targetmu kalangan milenial misalnya, manfaatkan ads (iklan) di media sosial karena bisa mengatur siapa yang melihat iklanmu secara spesifik. 

  1. Ikuti Pameran atau Event Produk

Ingin berinteraksi langsung dengan calon pelanggan? Ikutilah pameran produk.

Cara ini juga bisa kamu lakukan untuk mengetahui minat terhadap produk yang kamu jual. Misal, jika produk bisnismu adalah pelayanan di bidang IT, coba berpartisipasi dalam pameran produk komputer.

  1. Evaluasi Produk

Tahap terakhir dari mempromosikan produk dan jasa bisnismu adalah evaluasi. Evaluasi bertujuan untuk memperbaiki produk dan layanan jasa sebelum dilepas lagi sekaligus mengevaluasi kinerja sales.

Pada tahap ini, kamu bisa melihat sendiri tingkat ketertarikan pelanggan terhadap bisnismu. Amati respons mereka setelah menggunakan produk dan kampanye pemasaran yang sudah dilakukan.

Gunakan data dari campaign dan pameran produk untuk mengetahui seberapa besar permintaan atas produk bisnismu. Dengan evaluasi, kamu bisa meningkatkan kinerja sales kedepannya.

Aplikasi Hadirr Sales, Rahasia Meningkatkan Kinerja Sales

aplikasi hadirr
Aplikasi sales canvassing Hadirr | Hadirr

Mendekati dan meraih pelanggan potensial membutuhkan usaha lebih. Untuk itu, agar upaya mendapatkan pelanggan lebih mudah, bisnismu butuh aplikasi yang bekerja otomatis.

Fitur terbaru aplikasi Hadirr, Hadirr Sales memiliki beragam tools yang membantu tim sales mengelola strategi penjualan secara praktis.

Dengan Hadirr Sales, kamu bisa berkolaborasi dengan anggota tim, memonitor aktivitas penjualan dan tim sales, kemudian merekap semuanya ke dalam laporan sales otomatis. 

cta pelanggan potensial

Baca Juga: 4 Contoh Laporan HRD Excel yang Wajib Anda Tahu

Aplikasi sales canvassing, Hadirr, didukung dengan fitur Sales Visit untuk memantau kunjungan canvassing tim sales secara real-time. Memanfaatkan sistem GPS, fitur ini mencatat kehadiran karyawanmu di lokasi yang ditentukan.

Selain sistem GPS, adanya teknologi face recognition Hadirr juga memudahkan absensi sales di mana saja hanya dengan selfie

Proses reimbursement lebih mudah dengan fitur Reimbursement Online. Bagi karyawan sales lapangan yang sudah menggunakan biaya sendiri untuk transportasi ke lokasi klien, cukup mengajukan reimbursement secara online dari aplikasi Hadirr. 

Raih calon pelanggan yang potensial dengan meningkatkan kinerja sales via aplikasi Hadirr. Tunggu apa lagi?

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: NW

author-tim-sales-hadirr
Tim Sales Hadirr
Content Writer at Fast-8 Group