Cara Mengatur Shift Kerja Karyawan Pabrik – Jam kerja setiap perusahaan berbeda-beda. Ada yang menerapkan jam kerja fleksibel dan ada juga yang menerapkan jam kerja dari pagi sampai sore.

Namun, beberapa sektor industri juga memerlukan jam operasional selama 24 jam. Nah, karyawan yang bekerja di sektor tersebut tentu tidak mungkin harus bekerja 24 jam penuh, bukan?

Oleh karena itu, perusahaan yang membutuhkan 24 jam operasional kerja harus menerapkan sistem shift kerja pabrik. Salah satu industri yang menerapkan jam operasional 24 jam adalah perusahaan manufaktur.

Dalam menerapkan shift kerja pabrik, perusahaan tidak boleh hanya berfokus tentang bagaimana pergeseran jadwal kerja. Perusahaan juga harus menyediakan pelayanan yang terbaik dan memperhatikan kesehatan karyawannya.

Jadwal shift kerja pabrik juga harus dibuat untuk mengoptimalkan produktivitas dan layanan kerja. Begitu pula dalam perusahaan manufaktur, pemilik usaha tidak boleh menerapkan shift kerja karyawan manufaktur dengan sembarangan.

Anda juga harus membuat peraturan absensi karyawan perusahaan yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan kesehatan karyawan. Semua itu diperlukan agar produktivitas kerja tetap terjaga dengan baik.

Tips Membuat Jadwal Shift Kerja Karyawan Pabrik

shift kerja karyawan pabrik

Saat membuat shift kerja karyawan pabrik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut hal yang harus Anda perhatikan dalam membuat shift kerja karyawan pabrik:

1. Sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan

Anda perlu mempertimbangkan kembali apakah kerja sistem shift ini benar-benar diperlukan oleh perusahaan Anda. Jika memang perlu, Anda juga perlu memperhatikan alasannya. 

Misalnya, perusahaan memerlukan shift kerja pabrik karena bergerak di bidang industri manufaktur. Jika tidak ada pembagian shift kerja karyawan manufaktur, maka produksi tidak akan berjalan maksimal. Anda juga perlu mempertimbangkan sistem shift yang mendukung kinerja karyawan secara optimal.

Baca Juga: Cara Membuat Jadwal Kerja Shift dengan Excel

2. Buat jam kerja shift sesuai peraturan

Pengaturan shift kerja pabrik juga harus sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Untuk mengatur jam shift kerja pabrik, Anda bisa mengacu pada UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dalam UU tersebut, diatur ketentuan jam kerja sebagai berikut:

  • Tujuh jam dalam 1 hari dan 40 jam dalam seminggu untuk enam hari kerja dalam seminggu, atau
  • Delapan jam dalam sehari dan 40 jam dalam seminggu untuk lima hari kerja dalam seminggu.

Jika karyawan bekerja lebih dari 40 jam dalam seminggu, maka harus dihitung sebagai kerja lembur dan karyawan berhak mendapatkan kompensasi khusus (uang lembur).

3. Sesuaikan dengan kebutuhan karyawan

Selain menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, Anda juga perlu menyesuaikan jam shift kerja karyawan pabrik sesuai dengan kebutuhan mereka.

Periksa kembali berapa orang yang diperlukan untuk setiap shift kerja, termasuk di jam aktivitas tinggi. Untuk mempermudah pembagian jadwal, Anda bisa menggunakan spreadsheet atau whiteboard.

4. Buat jadwal shift kerja yang jelas

Sebelum menyusun jadwal shift kerja, Anda perlu memahami tentang seluk beluk bidang usaha sendiri dan cara mengelola tim. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui waktu tersibuk dalam perusahaan. 

Setelah menemukan waktu-waktu sibuk di perusahaan, tentukan siapa karyawan yang tepat untuk dijadwalkan dalam jam tersebut. Dengan cara itu, proses penyusunan shift kerja pabrik jadi lebih efektif dan proporsional.

5. Sesekali terapkan rotasi shift kerja

Agar karyawan tidak jenuh dan bisa merasakan suasana baru, Anda juga perlu menerapkan rotasi shift kerja. Rutinitas kerja yang sama terus-menerus bisa mengganggu kondisi kesehatan mental karyawan. 

Oleh karena itu, penting untuk menerapkan rotasi kerja dalam perusahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kerja dan produktivitas mereka. Rotasi shift kerja bisa dilakukan secara berkala dan harus dikomunikasikan dengan karyawan yang bertugas.

Simulasi Pembagian Shift Kerja

shift kerja pabrik

Ada tiga prinsip yang simulasi kerja yang perlu Anda pahami saat membuat pembagian shift, yakni 3 shift dengan 4 grup, 3 shift dengan 3 grup, 2 shift dengan 3 grup atau yang dikenal dengan istilah long shift.

Jika perusahaan Anda hanya menerapkan dua shift kerja pabrik saja, maka karyawan bisa dibagi ke dalam dua atau tiga kelompok. Semua pembagian shift harus disesuaikan dengan aturan pemerintah dalam UU Cipta Kerja yang telah dibahas sebelumnya.

Baca Juga: 5 Aplikasi Jadwal Shift Karyawan Terbaik di Android

Berikut contoh simulasi pembagian shift kerja:

a. Jadwal 3 shift 4 grup

Penjadwalan model 3 shift dengan 4 grup biasanya paling umum digunakan oleh perusahaan atau perusahaan yang beroperasi 24 jam penuh. Perusahaan dengan jam operasional 24 jam penuh tersebut biasanya akan terhenti atau libur pada perayaan hari besar dan cuti libur panjang.

Perusahaan model ini biasanya bekerja selama lima hari dengan durasi tujuh jam ditambah waktu istirahat 1 jam.  Shift kerja model ini memungkinkan adanya hari libur tentatif karena pada pergantian shift 3 ke 1, karyawan bisa mendapatkan libur selama dua hari.

b. Jadwal 3 shift 3 grup

Dalam model shift kerja ini. Libur karyawan dilakukan secara pasti dan teratur. Karyawan bisa bekerja selama enam hari. Sistem shift kerja pabrik ini biasanya diterapkan oleh industri kecil dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit.

Jam kerja perhari dalam sistem 3 shift 3 grup ini adalah tujuh jam dengan 1 jam istirahat, kecuali hari sabtu hanya 5 jam kerja. Model shift ini memiliki jam kerja cukup fleksibel di hari terakhir.

c. Jadwal 2 shift 3 grup (long shift)

Jadwal kerja 2 shift ini jarang diterapkan oleh perusahaan namun sering digunakan oleh petugas keamanan atas kesepakatan antara pekerja dan perusahaan. Pengaturan jam kerja ini memiliki pola 2-2-2, yaitu 1 minggu terdiri dari 2 hari shift 1, 2 hari shift 2, dan 2 hari untuk libur.

Baca Juga: Bagaimana Perhitungan Jam Kerja yang Berlaku di Indonesia?

Cara Mudah Atur Shift dengan Aplikasi Hadirr

Aplikasi Jadwal Kerja
Aplikasi Jadwal Kerja Hadirr

Membuat jadwal shift kerja karyawan pabrik memang membutuhkan ketelitian tinggi. Namun, kini Anda bisa lebih mudah mengatur kerja shift dengan menggunakan aplikasi jadwal shift Hadirr.

Aplikasi Hadirr memiliki berbagai fitur canggih, di antaranya fitur shift kerja, absensi scan wajah, kelola lembur, dan timesheet online.

Fitur shift kerja Hadirr membantu Anda mengelola jadwal shift kerja pabrik dengan otomatis dan mudah. Dilengkapi dengan sistem cloud yang bisa dioperasikan secara online, Anda bisa memonitor kerja karyawan kapanpun dan di manapun.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: AA

Marketing Officer at Fast8 Group

Marketing Officer at Fast8 Group, also editor Gadjian & Hadirr blogs.