Sales Tracking System : Manfaat dan Cara Mengoptimalkannya – Kebutuhan tim sales Anda akan meningkat seiring dengan pertumbuhan bisnis Anda. Bagaimana cara Anda mengetahui total penjualan dalam rentang waktu tertentu? Bagaimana cara Anda melacak aktivitas pemasaran setiap anggota tim? 

Setiap bisnis, mulai dari skala UMKM hingga perusahaan, memerlukan strategi bisnis yang tepat, termasuk memilih sales tracking system yang tepat juga.

Sales tracking adalah alat penjualan yang membantu Anda untuk entri data dan menyimpan seluruh interaksi dalam setiap aspek proses penjualan. Mulai dari penarikan prospek hingga berubah menjadi pelanggan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Penjualan Salesman untuk Bisnismu

Perbedaan Sistem Sales Tracking Dulu dan Sekarang

Sales Tracking System
Perbedaan Sales Tracking System Dulu dan Sekarang | Hadirr

Pada umumnya, sebagian perusahaan menggunakan spreadsheet untuk memantau aktivitas sales karena sederhana dan mudah dimengerti. Jika bisnis Anda menangani penjualan dalam volume kecil, maka spreadsheet adalah pilihan yang terbaik.

Kelemahan sales tracking dengan spreadsheet adalah sulitnya pengelolaan manual ketika volume penjualan tinggi, sulit berbagi dokumen untuk diakses banyak pengguna. Serta rendahnya kualitas analisis penjualan dan tidak menarik saat presentasi detail penjualan.

Misalnya, untuk mengetahui bagaimana keadaan penjualan perusahaan, Anda harus membuka dokumen-dokumen tertentu. Hal ini tidak perlu lagi dilakukan setelah hadirnya sales tracker software

Aplikasi sales tracker menawarkan otomatisasi pelacakan penjualan yang menghemat banyak waktu Anda dan memungkinkan Anda menganalisis kinerja tim saat itu juga.

Mengapa Anda Membutuhkan Sistem Sales Tracking?

Sistem Sales Tracking
Mengapa Anda Membutuhkan Sistem Sales Tracking? | Hadirr

Sales tracking system melalui aplikasi membantu Anda mempertahankan strategi penjualan yang menguntungkan dari awal hingga akhir, sebab segala data dalam proses penjualan tersimpan secara terperinci dan mudah diatur. 

Data ini berguna untuk memberikan wawasan apakah KPI penjualan Anda tetap mencapai sasaran atau tidak dan memberikan pemahaman berharga dalam menyempurnakan proses penjualan.

Anda membutuhkan sistem sales tracking karena banyak manfaat yang bisa diperoleh, di antaranya :

  1. Kemudahan melacak penjualan periode waktu tertentu karena semua aktivitas penjualan dari waktu ke waktu tersimpan otomatis.
  2. Membantu dalam mengenali masalah sebelum menjadi masalah yang lebih besar.
  3. Kemudahan memantau aktivitas dan performa tenaga sales secara real time.
  4. Kemudahan penelusuran data untuk menganalisis perkembangan bisnis dan tingkat keberhasilannya.
  5. Membantu dalam mengambil keputusan, seperti aktivitas apa yang perlu diprioritaskan.
  6. Menghemat lebih banyak waktu berkat otomatisasi pembuatan laporan data penjualan dan kinerja karyawan.
  7. Menyajikan wawasan tingkat lanjut tentang keseluruhan aktivitas penjualan.
  8. Meningkatkan pendapatan dan laba bisnis perusahaan.

Cara Optimalkan Sales Tracking untuk Pemasaran Bisnis

Bagaimana cara mendatangkan keuntungan yang optimal? Simak tips-tips berikut ini.

1. Identifikasi target audiens

Gunakanlah sistem sales tracking untuk mengetahui siapa pelanggan Anda, misalnya keinginan, harapan, rasa suka dan tidak suka, motivasi, serta kecenderungan yang dapat mendorong mereka dalam bertransaksi. 

2. Cari tahu platform yang interaksinya paling tinggi

Sales Tracking
Cara Mengoptimalkan Sales Tracking System | Hadirr

Touchpoint pelanggan bisa terjadi di manapun dan kapanpun, oleh karena itu sebaiknya ketahui platform apa yang sering digunakan oleh calon pelanggan, keyword apa yang sering dicari, dan website apa yang sering dikunjungi. 

Lalu, analisa touchpoint mana yang interaksinya paling tinggi, misalnya blog perusahaan, email marketing, e-commerce, sosial media, atau saluran penjualan lainnya.

Baca Juga: Perbedaan KPI dan OKR dalam Penilaian Kinerja

3. Perkirakan tahap mana saja yang jadi jalur masuk prospek 

Ada tiga tahap yang berpeluang menjadi titik sentuh pelanggan. Pertama, tahap pre-purchase (sebelum melakukan pembelian), bisa melalui iklan, konten marketing, dan komentar pada forum media sosial. 

Kedua, tahap purchase (saat konsumen berada di lokasi), contohnya toko ritel, e-commerce, keranjang belanja, daftar harga, hingga kemasan produk. Ketiga, tahap post-purchase, seperti pemberian invoice dan ulasan.

4. Rancang strategi untuk membuat prospek tertarik

Mendekati prospek bukanlah hal yang mudah dilakukan karena kebanyakan cenderung menghindari sales agar tidak merasa terganggu.

Untuk mendekati prospek secara online, Anda bisa mencoba menawarkan konten bentuk panjang seperti e-book dengan tema yang paling banyak dibutuhkan prospek. 

Cara lainnya bisa dengan rutin menulis blog perusahaan, membuat iklan yang tepat sasaran.

5. Tentukan matriks dalam sales tracker

Buatlah daftar matrik untuk mengukur keberhasilan sales tracking Anda, misalnya penjualan per sumber, total penjualan dalam jangka waktu tertentu, penjualan per demografi, churn rate (persentasi pelanggan yang berhenti berlangganan), rataan waktu untuk close deals, hingga jumlah penjualan per tenaga sales.

Mudahkan Pelacakan Penjualan dengan Aplikasi Sales Tracker Hadirr

Aplikasi sales tracking
Aplikasi sales tracking Hadirr

Informasi otomatis, cepat, dan akurat yang disajikan oleh sales tracking system efektif mendatangkan keuntungan optimal. Keuntungan utamanya adalah menumbuhkan kinerja bisnis Anda. Jika Anda sedang mencari aplikasi sales tracker yang tepat, maka aplikasi Hadirr adalah solusi terbaik.

Aplikasi Hadirr menawarkan fitur canggih yang lengkap. Anda bisa memantau aktivitas client visit sales di lapangan, mencatatkan kehadiran digital pada berbagai titik, hingga memproses prosedur klaim reimbursement online.

Baca Juga: 5 Aplikasi Jadwal Shift Karyawan Terbaik di Android

Hadirr bisa diunduh pada ponsel Anda dan setiap karyawan, selain itu juga cocok digunakan berbagai ukuran bisnis, baik bisnis kecil maupun enterprise sekalipun.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: YRA