Memantau kinerja karyawan tanpa bertemu langsung membutuhkan upaya terutama untuk memastikan mereka benar-benar hadir secara real-time.

Apalagi, saat masa transisi pasca-pandemi Covid-19, banyak perusahaan masih memberlakukan sistem Work from Home dan hybrid. Dengan pola kerja yang berubah-ubah, memonitor kinerja karyawan bisa jadi lebih challenging.

Namun, kendala tersebut kini bisa diatasi dengan aplikasi. Banyak perusahaan menggunakan kecanggihan software HRIS untuk melakukan pekerjaan sehari-hari terkait produktivitas.

Dengan aplikasi yang tepat, HR tak hanya bisa memonitor waktu absen dan durasi kerja karyawan saat mengerjakan sebuah task. Di artikel ini, kamu akan mengenal lebih lanjut tentang cara menilai kinerja karyawan menggunakan aplikasi.

Namun, sebelum itu, yuk kenali dulu apa itu aplikasi monitoring dan manfaatnya.

Baca Juga: Efek Kelamaan WFH terhadap Kinerja Karyawan dan Solusinya

Mengenal Aplikasi Monitoring Kinerja Karyawan

Aplikasi atau software pemantau kinerja karyawan dikembangkan dengan beragam fitur yang berfungsi mengawasi produktivitas karyawan.

Dengan aplikasi ini, penilaian kinerja karyawan jadi lebih mudah dilakukan. Selain itu, ada manfaat lain menggunakan aplikasi, yaitu:

  1. Mengurangi Kekhawatiran 

Aplikasi monitoring membantu memastikan bahwa karyawan bertanggung jawab pada tugas yang diberikan. Tidak perlu lagi khawatir apakah karyawan mengerjakan proyek/tugas kantor.

  1. Menghemat Biaya Operasional

Budget perusahaan untuk membeli alat perkantoran jadi lebih hemat karena karyawan dapat bekerja dari mana pun, tapi tetap produktif.

  1. Penyimpanan Data Karyawan Lebih Rapi

Aplikasi monitoring karyawan dilengkapi dengan fitur-fitur lain termasuk menyimpan data banyak karyawan. Akses ke data karyawan juga lebih mudah karena terpusat di satu tempat. Kamu tidak perlu repot lagi mencari atau menyimpan data dan file secara manual karena bisa langsung melakukannya dari dasbor aplikasi.

  1. Memastikan Karyawan Memenuhi KPI atau OKR Meski Remote

KPI atau OKR merupakan indikator penting dalam penilaian kinerja karyawan dan tim. Namun, bekerja tanpa tatap muka seperti WFH atau sedang kerja hybrid dapat mempersulit penilaian jika hanya mengandalkan cara manual.

Dengan aplikasi, tim HR tetap dapat memonitor kinerja mereka secara remote. Di lain sisi, karyawan dapat memenuhi KPI meski tidak dipantau secara langsung karena tetap harus absen.

Baca Juga: Cara Membuat Skema Komisi Sales Berdasarkan Kompensasi

Cara Menilai Kinerja Karyawan dari Jarak Jauh dengan Efektif

Agar evaluasi kinerja karyawan tetap efektif walaupun sedang kerja remote, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan.

Monitor juga Motivasi Karyawan

Saat merekrut karyawan baru, perusahaan pasti akan memilih kandidat yang baik bagi kemajuan perusahaan. Demikian juga saat merekrut karyawan yang akan bekerja dengan sistem WFH atau hybrid. Sebab, pekerjaan jarak jauh tak hanya membutuhkan skill, tapi juga kedisiplinan, komitmen, dan kemandirian. 

Yang terpenting, monitor juga motivasi karyawan. Secara tak langsung, ada pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan terutama produktivitasnya.

Bagi karyawan yang suka menunda pekerjaan dan kurang responsif walaupun kompeten akan berdampak pada kemajuan perusahaan kedepan.

Tentukan Goal yang Terukur

Cara menilai kinerja karyawan selanjutnya adalah pastikan bahwa karyawan memahami dan mampu mengerjakan goals KPI yang dibuat sejak awal. Karena itulah, penting memiliki tujuan yang spesifik, realistis, dan dapat diukur.

Demikian juga saat mengatur OKR (Objective and Key Result) yang melibatkan rencana besar, perubahan visi, dan tujuan ambisius perusahaan. 

Dengan begitu, leader tim dapat membantu anggotanya untuk selalu berada di jalur yang benar saat mengerjakan proyek/tugas dan mengerjakannya sesuai deadline.

Cek Kinerja Karyawan secara Berkala

Setiap perusahaan akan melakukan review terhadap kinerja karyawan dan membahasnya bersama. Aktivitas ini disebut juga evaluasi kinerja karyawan, yang dinilai berdasarkan beberapa poin yang sudah ditetapkan perusahaan. Contoh pada evaluasi karyawan tim sales:

evaluasi kinerja sales
Contoh evaluasi kinerja sales | Hadirr

Tidak ada patokan kapan evaluasi dilakukan pada karyawan, tapi sebaiknya dilaksanakan secara berkala. Tujuannya, agar karyawan yang bersangkutan dapat segera meningkatkan kinerjanya.

Untuk menilai kinerja karyawan berdasarkan KPI, kamu bisa menggunakan fitur analisis kerja karyawan di aplikasi yang merekam semua data terkait. Mulai dari produktivitas, data tingkat absensi, demografi, hingga data kompensasi karyawan. 

Monitor Absensi Karyawan dengan Aplikasi Berbasis GPS

Melacak kerja karyawan yang sedang WFH atau hybrid akan sulit jika kamu menerapkan cara konvensional. Lebih baik, gunakan sistem otomatis yang lebih praktis. 

Khusus untuk perusahaan yang sedang sistem WFH dan hybrid, tentukan lokasi yang menjadi area absensi. Semisal, sekitar tempat tinggal karyawan, di kantor cabang, dan lokasi lain yang sudah disetujui. 

Contohnya, aplikasi absensi berbasis GPS Hadirr yang bisa mencatat absensi dan shift kerja di berbagai lokasi yang telah kamu tentukan. Admin akan langsung melihat kehadiran karyawan secara real-time di dasbor. 

Menyepakati lokasi yang menjadi tempat absen juga akan mengurangi kecurangan terkait kehadirannya. Tapi, agar lebih akurat, kamu dapat mengandalkan fitur validasi wajah (face recognition) di Hadirr.

Baca Juga: Mengakali Lokasi Absen Online dengan Aplikasi Fake GPS

Gunakan Aplikasi Presensi Hadirr yang Multifungsi

aplikasi absensi online hadirr
Aplikasi absensi online Hadirr | Hadirr

Memonitor kinerja karyawan bisa jadi pekerjaan yang kompleks dan menyita waktu. Apalagi, jika perusahaanmu terdiri dari beberapa sistem kerja, seperti shift, WFH, dan sesekali hybrid. Oleh karena itu, gunakanlah aplikasi yang bisa mempermudah segala rutinitas pekerjaanmu. 

Beralihlah ke aplikasi absensi dan sales call, Hadirr, dalam membantu memantau jam kerja karyawan.

Hadirr merupakan aplikasi absensi berbasis GPS dan face recognition yang memiliki berbagai fitur. Mulai dari fitur absensi selfie, timesheet, atur jadwal shift kerja, kelola lembur, hingga memantau kunjungan sales ke lokasi secara online.

Baca Juga: Uang Lembur Diganti Insentif atau Hari Libur, Bolehkah?

Hadirr juga terintegrasi dengan Gadjian sehingga bisa digunakan bersama. Aplikasi Hadirr untuk mengelola data lembur dan aplikasi payroll Gadjian untuk menghitung upah lembur. Kemudian, hasilnya akan otomatis tercantum dalam slip gaji online karyawan. Sangat praktis, bukan?

Tunggu apa lagi? Daftar sekarang untuk nikmati fitur lengkapnya!

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: NW