Salah satu elemen penting dalam perusahaan adalah sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, perlu adanya manajemen sumber daya manusia strategis agar bisa terjadi integrasi jangka panjang dari strategi pengelolaan SDM dengan tujuan organisasi.

Peran HRD sangat vital dalam pengelolaan sumber daya manusia. Mulai dari proses perencanaan, pelatihan SDM hingga penempatan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Tujuan manajemen sumber daya manusia harus berorientasi pada hasil kerja secara luas dari sisi perusahaan yang mencakup hal-hal berikut:

  • Membuat perencanaan kebutuhan SDM, serta menjaga keterampilan karyawan agar up-to-date.
  • Mengembangkan dan mempertahankan kompensasi dan benefit karyawan yang kompetitif.
  • Mengelola kinerja dan merancang sistem penghargaan yang membuat karyawan tetap termotivasi.
  • Mengetahui apa yang dilakukan pesaing untuk merekrut dan mempertahankan bakat karyawan.
  • Memberikan pelatihan untuk memperkuat pencapaian nilai-nilai perusahaan.

Baca Juga: Panduan Membuat Peraturan Perusahaan dan Contohnya

Belajar Manajemen Sumber Daya Manusia dari Well Established Company

Cara paling praktis seputar pengelolaan sumber daya manusia adalah belajar dari well established company alias perusahaan yang sudah mapan. Contohnya adalah Google Corporation.

Google dulu hingga bisa menjadi seperti sekarang, karena menjalankan praktek manajemen sumber daya manusia terbaik di bidangnya, tidak mengherankan jika mereka mendapatkan talenta terbaik di bidang teknologi. 

Kita semua tahu tentang betapa banyak benefit dalam bentuk tunjangan karyawan dan fasilitas “Googlified” yang luar biasa termasuk didalamnya tren baru dalam desain kantor. Namun sejatinya pendekatan strategis Google terhadap SDM mereka lebih dari itu. Seperti kebanyakan perusahaan teknologi, mereka terobsesi dengan data, dan fungsi HRD tidak terkecuali apapun posisinya.

Pada tahun 2006, salah satu pendiri Sergey Brin dan Larry Page memutuskan untuk mengambil pendekatan empiris yaitu mengidentifikasi dan mengukur perilaku manajemen utama dan membantu memeliharanya.

Mereka menemukan delapan perilaku umum yang ditunjukkan oleh para manajer berkinerja terbaik dan kemudian melatih sisanya di dalam organisasi tersebut.

Hasilnya, Google melihat peningkatan keseluruhan dalam manajemen orang dan metrik performance tim kian meningkat seperti pergantian, kepuasan, dan kinerja dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 10 Tips Membangun Disiplin Kerja Karyawan Ala HRD

Proses Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia

Dalam praktek bisnis terbaik, proses perencanaan SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap kinerja perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya. Konsepnya ada 5 seperti ulasan singkat berikut ini:

Manpower planning (Perencanaan Kebutuhan Karyawan)

MPP ini penting untuk mempersiapkan kebutuhan perusahaan di masa mendatang dalam mencapai tujuan organisasi. 

Proses Perekrutan atau Recruitment

Setelah MPP selesai, tahap selanjutnya adalah rekrutmen yaitu penarikan tenaga kerja yang sesuai dengan posisi dan kualifikasi yang sedang kosong. Pastikan SDM yang direkrut fit dan proper alias cocok dan siap. 

Seleksi

Seleksi adalah bagian lanjut dari strategi rekrutmen untuk mencari SDM yang berkualitas dan bertanggung jawab dengan tugasnya.

Training and Development (Pelatihan, dan Pengembagan)

Proses pelatihan penting untuk memastikan karyawan yang sudah di rekrut mendapatkan bekal pengetahuan dan sosialisasi yang cukup sehingga bisa cepat “in line” alias sejalan dengan roda organisasi. 

Evaluasi Kinerja

Evaluasi kinerja merupakan bagian penting dalam tahap memastikan bahwa karyawan yang direkrut serta semua karyawan bekerja sesuai dengan standar kinerja yang ditetapkan perusahaan. 

Baca Juga: Pentingnya Aplikasi HRD Berbasis Web di Era Digital

Proses pengelolaan sumber daya manusia butuh dukungan teknologi yang memadai. Anda tak perlu bingung dalam memilih teknologi tersebut karena sudah ada aplikasi Hadirr dengan berbagai fitur menarik seperti presensi online, timesheet online hingga shift kerja karyawan yang siap memenuhi kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia perusahaan.

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Writer: WHS