Memasuki bulan Desember, sudahkah perusahaan Anda menyiapkan bonus tahunan untuk karyawan swasta? Bonus akhir tahun sangat dinanti-nanti oleh karyawan. Momen ini juga menjadi strategi perusahaan dalam mengapresiasi sekaligus mempertahankan karyawan.

Aturan bonus akhir tahun karyawan tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Indonesia belum memiliki undang-undang spesifik terkait bonus tahunan. Lalu, berapa jumlah bonus tahunan yang bisa diterima karyawan? Bagaimana cara menghitungnya? 

Pentingnya Memberikan Bonus Tahunan bagi Karyawan

Bonus tahunan merupakan reward perusahaan atas kerja keras karyawan. Pemberian bonus ini biasanya pada akhir tahun setelah pembukuan laba, terlebih jika kinerja tahunan perusahaan melebihi target yang ditentukan dan produktivitas karyawan meningkat.

Baca Juga: Absensi Kehadiran Online : Ini Rekomendasi Penyedia Layanannya

Bonus tahunan berbeda dengan tunjangan tahunan seperti THR. Sifatnya tidak wajib seperti gaji. Namun, jika sudah tercantum dalam perjanjian kerja, maka sifatnya menjadi wajib.

Inilah beberapa alasan mengapa perusahaan sebaiknya memberikan bonus tahunan kepada para karyawan : 

Mendongkrak motivasi karyawan

Pemberian bonus tahunan juga bertujuan untuk memicu semangat karyawan. Semangat kerja tentu berkaitan erat dengan motivasi kerja, yaitu dorongan dari diri karyawan dalam melaksanakan pekerjaan mereka, bahkan meraih prestasi.

Meningkatkan loyalitas karyawan

Pemberian reward, menurut FMP Global, bisa meningkatkan kesuksesan bisnis hingga 25%. Ketika karyawan merasa dihargai atas kerja kerasnya sepanjang tahun, tentu mereka akan merasa betah bekerja.

Ketentuan Perhitungan Bonus Tahunan Karyawan

Pemberian bonus tahunan dapat menimbulkan kecemburuan di antara karyawan jika besarannya terasa kurang adil. 

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menentukan besarannya, antara lain masa kerja, level jabatan, jenis divisi atau departemen, dan riwayat sanksi karyawan.

Masa kerja

Semakin lama karyawan bekerja di suatu perusahaan, maka bonus tahunan yang didapatkan akan semakin banyak.

bonus tahunan karyawan

Level jabatan

Level jabatan bisa menjadi penentu besaran bonus tahunan. Semakin tinggi jabatan karyawan, maka semakin banyak bonus tahunan yang didapatkan.

hitung bonus tahunan

Kategori departemen

Penentuan besaran bonus berdasarkan departemen terbagi menjadi tiga, yaitu : 

  • Produksi. Bagian ini bertugas mengatur semua kegiatan yang diperlukan untuk proses produksi.
  • Non-produksi. Bagian ini bertugas mengatur bagian luar produksi seperti pemasaran, keuangan, personalia, dan sebagainya.
  • Supporting. Bagian ini bertugas mendukung kegiatan operasional perusahaan melalui pengadaan barang/jasa yang diperlukan. Contohnya general affair.

Kategori perhitungannya sebagai berikut.

menghitung bonus akhir tahun

Karyawan yang bekerja di bidang produksi mendapatkan bonus lebih banyak daripada karyawan di bidang support

Sanksi karyawan

Faktor pernah atau tidaknya karyawan menerima surat peringatan (SP) juga jadi penentu besaran bonus tahunan karyawan. Dampaknya adalah pengurangan besaran bonus sesuai dengan bonus pelanggaran.

Baca Juga: Bagaimana Perhitungan Jam Kerja yang Berlaku di Indonesia?

Bonus Tahunan Karyawan

Contoh Perhitungan Bonus Akhir Tahun Karyawan

cta sales manager

Terdapat dua cara menghitung bonus akhir tahun, yaitu menggunakan sistem persentase dan sistem bagi hasil.

Perhitungan menggunakan sistem persentase

Perhitungan bonus tahunan dengan sistem persentase dilandaskan pada empat pertimbangan di atas. Rumus perhitungannya yaitu : 

Bonus tahunan = (p. masa kerja x p. level jabatan x p. departemen x gaji) x p. sanksi

Keterangan : “p” adalah persentase atau bobot

Agar Anda lebih paham, simak contoh kasus berikut. Andi adalah seorang manajer yang telah bekerja di departemen supporting selama 3 tahun dengan gaji Rp8 juta per bulan. Ia pernah mendapatkan sanksi SP II. Berapa bonus tahunan yang Andi terima?

Bonus Andi = (100%  x 120% x 100% x 8.000.000) x 80% = Rp7.680.000,-

Perhitungan menggunakan sistem bagi hasil

Ada perusahaan yang menggunakan sistem bagi hasil untuk menentukan besaran bonus tahunan, maksudnya adalah melalui pembagian profit dengan karyawan. Persentase bonusnya ditentukan besaran profit yang diperoleh dalam periode tertentu.

Besaran profit dan kapan pembagiannya ditentukan oleh perusahaan. Umumnya sebesar 10% dan diberikan setahun sekali. Rumusnya adalah sebagai berikut.

Bonus tahunan = (total laba x persentase) / jumlah karyawan

Contoh kasus menggunakan cara perhitungan tersebut, misalnya Bina bekerja di perusahaan yang membagikan keuntungan sebesar 10%. Tahun ini, perusahaannya membukukan laba Rp25 milyar.

Jumlah keseluruhan karyawan yang bekerja di perusahaannya adalah 100 orang. Berapa bonus yang diterima masing-masing karyawan?

Bonus Beni = (25 milyar x 10%) / 100 orang = Rp25 juta

Hitung Bonus Karyawan Lebih Mudah dengan Gadjian dan Hadirr

aplikasi hrd online

Perlu diketahui bahwa perhitungan bonus di atas hanyalah contoh saja. Ketentuannya tetap dikembalikan pada kebijakan perusahaan Anda. Pastikan bahwa ketentuan tersebut sudah tertulis di perjanjian kerja dan diketahui oleh karyawan.

Bonus tahunan bisa dikenakan potongan pajak penghasilan PPh 21. Agar Anda tidak repot lagi dalam menghitungnya, ada cara yang lebih cepat dan akurat, yaitu menggunakan Gadjian.

Baca Juga: 6 Jenis Bonus Karyawan Swasta yang Diberikan Perusahaan

Aplikasi berbasis cloud ini memiliki fitur kalkulator online yang dapat menghitung gaji, tunjangan, dan PPh 21 bonus karyawan. Semuanya akan muncul sebagai komponen di slip gaji online karyawan.

Di samping PPh 21, absensi kehadiran karyawan juga menjadi komponen perhitungan gaji. Anda dapat menggunakan aplikasi Hadirr yang sudah terintegrasi dengan Gadjian untuk menghitung absensi dan mengatur shift kerja

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Apalagi hal ini berkaitan dengan disiplin kerja karyawan yang memengaruhi pertimbangan sanksi karyawan saat perhitungan bonus.

Hadirr juga menawarkan fitur Hadirr Sales yang dapat merekap aktivitas dan pencapaian target penjualan secara otomatis, sehingga memudahkan kerja sales manager dalam meningkatkan omset/profit perusahaan. 

Dengan Gadjian dan Hadirr, produktivitas pekerjaan Anda akan meningkat.

Coba Gadjian Sekarang
author-tim-hr-hadirr
Tim HR Hadirr
Content Writer at Fast-8 Group