Contoh Format Laporan Kegiatan Perusahaan yang Benar
Laporan kegiatan adalah informasi yang diserahkan kepada atasan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan sebuah kegiatan, seperti pelatihan, sosialisasi, atau perjalanan dinas.
Format laporan kegiatan terdiri dari lima bagian: judul, pendahuluan (latar belakang, tujuan, manfaat), isi (waktu, tempat, peserta, materi, hasil), penutup (kesimpulan dan saran), dan lampiran (dokumentasi serta rincian dana).
Laporan ini berfungsi sebagai bukti pertanggungjawaban, dasar pengambilan keputusan, bahan evaluasi, dan arsip perusahaan. Simak ulasannya lebih lanjut!
Baca Juga: Struktur dan Contoh Surat Tugas Perjalanan Dinas Karyawan
Apa Fungsi Laporan Kegiatan bagi Perusahaan?

Laporan kegiatan memiliki fungsi penting di antaranya:
1. Sebagai bukti pertanggung jawaban dari pelaksana kegiatan
Laporan kegiatan menjadi bukti sebuah kegiatan telah dilaksanakan. Bukti ini diberikan kepada atasan atau pemangku kepentingan. Dalam perusahaan, laporan ini juga bisa menjadi salah satu dasar untuk menentukan KPI karyawan.
2. Sebagai dasar pengambilan keputusan sebuah kebijakan
Laporan kegiatan menjadi gambaran terkait keberhasilan sebuah kegiatan. Hal ini bisa menjadi acuan dalam mengambil kebijakan tertentu.
3. Sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya
Laporan kegiatan mencakup keseluruhan mengenai jalannya sebuah acara. Hal yang baik dari kegiatan itu bisa ditingkatkan, sedangkan sesuatu yang menjadi kendala saat acara berlangsung bisa diantisipasi di kegiatan selanjutnya.
4. Sebagai arsip kegiatan perusahaan
Laporan kegiatan secara tertulis menjadi sebuah arsip perusahaan karena akan berguna jika suatu saat diperlukan. Ini juga menjadi bukti perkembangan yang bisa dilihat dari waktu ke waktu oleh perusahaan.
Apa Saja Jenis-Jenis Laporan Kegiatan?

Berdasarkan cara penyampaian laporan, ada dua jenis laporan kegiatan yaitu:
Tabel: Laporan Kegiatan Lisan vs Tertulis
| Aspek | Laporan Lisan | Laporan Tertulis |
|---|---|---|
| Cara penyampaian | Langsung ke atasan (tatap muka atau online) | Dokumen resmi (cetak/digital) |
| Kecepatan penyampaian | Cepat, real-time | Perlu waktu penyusunan |
| Kekuatan sebagai bukti/arsip | Lemah, tidak terdokumentasi | Kuat, bisa jadi arsip dan dasar evaluasi |
| Cocok untuk | Update kegiatan ringan/informal | Kegiatan formal seperti pelatihan, perjalanan dinas |
Bagaimana Format Laporan Kegiatan yang Baik dan Benar?

Ketika membuat laporan kegiatan secara tertulis, ada format laporan yang bisa dijadikan acuan. Berikut adalah format laporan kegiatan yang baik dan benar:
Tabel: 5 Komponen Format Laporan Kegiatan
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Judul | Nama laporan kegiatan |
| Pendahuluan | Latar belakang, tujuan, dan manfaat kegiatan |
| Isi | Waktu, tempat, peserta, materi, dan hasil kegiatan |
| Penutup | Kesimpulan, kesesuaian dengan tujuan, dan saran untuk kegiatan berikutnya |
| Lampiran | Dokumentasi, rincian dana, dan keterangan pendukung lainnya |
Baca Juga: Referensi Form Reimbursement Excel Karyawan Lapangan
Bagaimana Contoh Laporan Kegiatan Perusahaan?
1. Laporan kegiatan pelatihan
2. Laporan perjalanan dinas
Aplikasi Apa yang Bisa Bantu Kelola Laporan Perjalanan Dinas?

Kegiatan perusahaan tentu membutuhkan biaya, termasuk saat karyawan melakukan perjalanan dinas.
Saat ini, mengelola penggantian biaya untuk perjalanan dinas tak perlu lagi secara manual. Menggunakan fitur reimbursement online di aplikasi SaaS Hadirr, kelola pengeluaran bisa dilakukan dengan mudah.
Karyawan cukup mengunggah bukti pembayaran ke aplikasi tanpa perlu melampirkan tabel biaya secara manual. Bukti pembayaran tersebut akan menjadi syarat pencairan uang dinas setelah dikelola terlebih dahulu oleh perusahaan.
Baca Juga: Istilah Dalam Dunia Sales agar Tidak Bingung, Wajib Tahu!
Fitur Hadirr sales juga menunjang aktivitas lapangan karyawan. Perusahaan bisa memantau aktivitas penjualan secara otomatis yang bisa dievaluasi kapan saja.
Menggunakan fitur client visit, aktivitas di lapangan dicatat menggunakan GPS sehingga bisa dipantau secara real time.
Rasakan kemudahan mengelola karyawan lapangan, pakai Hadirr sekarang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Laporan kegiatan adalah informasi yang diserahkan kepada atasan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan sebuah kegiatan, seperti pelatihan, sosialisasi, atau perjalanan dinas.
Format laporan kegiatan terdiri dari lima bagian: judul, pendahuluan (latar belakang, tujuan, manfaat), isi (waktu, tempat, peserta, materi, hasil), penutup (kesimpulan dan saran), dan lampiran (dokumentasi serta rincian dana).
Laporan kegiatan berfungsi sebagai bukti pertanggungjawaban, dasar pengambilan keputusan, bahan evaluasi untuk kegiatan berikutnya, dan arsip perusahaan.
Ada dua jenis laporan kegiatan berdasarkan cara penyampaian: laporan lisan (disampaikan langsung) dan laporan tertulis (dokumen resmi).
Laporan kegiatan yang baik harus mengikuti format yang mencakup judul, pendahuluan, isi, penutup, dan lampiran.
Contoh laporan kegiatan perusahaan termasuk laporan kegiatan pelatihan dan laporan perjalanan dinas.
Menggunakan aplikasi untuk mengelola laporan perjalanan dinas mempermudah penggantian biaya, memungkinkan karyawan mengunggah bukti pembayaran tanpa melampirkan tabel biaya secara manual.
Laporan kegiatan mencakup keseluruhan jalannya acara, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan aspek positif dan mengantisipasi kendala di kegiatan selanjutnya.
Lampiran laporan kegiatan harus mencakup dokumentasi, rincian dana, dan keterangan pendukung lainnya.



