Days Sales Outstanding adalah istilah yang cukup umum dan tidak asing dalam dunia bisnis dan keuangan. Day Sales Outstanding atau DSO merupakan indikator penting yang berkaitan dengan pengelolaan piutang perusahaan. 

Semakin rendah DSO, semakin cepat perusahaan mengumpulkan pembayaran dari pelanggan, yang menunjukkan efisiensi dalam mengelola arus kas dan likuiditas.

Sebaliknya, DSO yang tinggi dapat menandakan masalah dalam mengelola piutang, yang dapat mempengaruhi likuiditas dan kesehatan keuangan perusahaan.

Lantas, bagaimana cara menghitung days sales outstanding sebuah perusahaan? Berikut rumus serta penjelasan lengkap mengenai days sales outstanding.

Apa Itu Days Sales Outstanding (DSO)?

Days sales outstanding adalah metrik keuangan yang digunakan untuk mengukur rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan suatu perusahaan untuk mengumpulkan piutang dagang dari pelanggan setelah penjualan dilakukan. Dari sini, nantinya akan terlihat berapa lama perusahaan mengubah penjualan kredit menjadi uang tunai. Umumnya, DSO ditentukan secara bulanan, triwulanan, atau tahunan.

Metrik ini menjadi sangat penting karena mampu memberikan gambaran tentang efisiensi dan kesehatan keuangan perusahaan dalam mengelola piutang.

Yang mana, semakin rendah DSO, semakin baik perusahaan dalam mengumpulkan piutangnya dan mengubah penjualan menjadi kas.

Sebaliknya, DSO yang tinggi dapat mengindikasikan masalah dalam manajemen piutang yang dapat berdampak pada likuiditas perusahaan.

Pengelolaan DSO yang baik akan membantu perusahaan meningkatkan aliran kasnya, mengurangi risiko kredit, dan mencapai stabilitas keuangan yang lebih baik. Di sinilah mengapa analisis days sales outstanding adalah hal penting. 

Baca Juga: Cara Monitoring Sales Lapangan dengan Aplikasi Mobile

Berapa Standar Days Sales Outstanding yang Baik?

Standar DSO pada umumnya bervariasi tergantung pada industri, lokasi geografis, ukuran perusahaan, dan kondisi ekonomi. DSO rata-rata untuk perusahaan di berbagai industri pada kuartal ketiga tahun 2022 adalah 37,30.

Namun perlu diingat, di beberapa kasus, industri atau bisnis dengan siklus penagihan yang lebih panjang mungkin memiliki DSO yang lebih tinggi.

Sebaliknya, bisnis dengan siklus penagihan yang lebih singkat atau model bisnis yang berfokus pada pembayaran tunai dapat memiliki DSO yang lebih rendah.

Cara Menghitung Days Sales Outstanding

  1. Tentukan periode waktu

Pertama, Anda harus menentukan periode waktu yang ingin Anda analisis. Misalnya, Anda dapat menggunakan bulan terakhir atau kuartal terakhir sebagai periode yang akan dihitung.

  1. Kumpulkan data penjualan kredit

Kumpulkan semua data penjualan yang terkait dengan transaksi kredit dalam periode yang ingin Anda analisis. Atau bisa juga menghitungnya dari: total penjualan keseluruhan dikurangi penjualan tunai atau cek, pengembalian dan penyesuaian.

  1. Kumpulkan data piutang

Selanjutnya, kumpulkan data jumlah piutang (accounts receivable) pada akhir periode waktu yang sama yang telah ditentukan sebelumnya serta piutang di awal periode.

  1. Hitung Days Sales Outstanding (DSO)

Terakhir, hitung DSO dengan rumus berikut:

DSO = (Total Piutang Dagang / Penjualan Kredit) x Jumlah Hari

Perhitungan DSO

Misalnya, selama bulan terakhir, perusahaan memiliki penjualan kredit sebesar Rp50.000.000 dan total piutang pada awal bulan sebesar Rp10.000.000, sedangkan pada akhir bulan sebesar Rp14.000.000. Jumlah hari dalam bulan tersebut adalah 30.

Total Piutang Dagang Rata-rata= (Rp10.000.000 + Rp14.000.000) / 2 = Rp12.000.000. 

DSO = (Rp12.000.000 / Rp20.000.000) x 30 = 18 hari.

Baca Juga: Rumus dan Cara Menghitung Sales Growth Secara Akurat

Contoh Cara Menghitung Days Sales Outstanding Periode Bulan

Selama periode Juli 2022, PT ABC memiliki data sebagai berikut:

  • Piutang Awal: Rp 50.000.000
  • Piutang Akhir: Rp 60.000.000
  • Total Penjualan: Rp 300.000.000
  • Penjualan Tunai: Rp 100.000.000
  • Jumlah Hari dalam Periode: 30 hari

Total Piutang Dagang Rata-rata= (Rp50.000.000 + Rp60.000.000) / 2 = Rp55.000.000. 

Penjualan Kredit= Rp300.000.000−Rp100.000.000=Rp200.000.000

DSO= (Rp55.000.000 / Rp200.000.000) x 30 = 8,25 hari

Kesimpulannya, PT ABC memiliki rata-rata hari sebanyak 8,25 hari untuk dapat mengumpulkan seluruh piutang. Jika mengacu pada standar rata-rata DSO yakni 45, maka DSO perusahaan PT ABC rendah sehingga pengelolaan piutangnya dapat dikatakan baik. Namun, kembali lagi, angka ini juga bergantung pada jenis bisnis atau usaha yang dijalani.

Contoh Cara Menghitung Days Sales Outstanding Periode Tahunan

Selama tahun 2021, PT Cempaka Mas memiliki data sebagai berikut:

  • Piutang Awal Tahun: Rp 500.000.000
  • Piutang Akhir Tahun: Rp 300.000.000
  • Total Penjualan Tahunan: Rp 5.000.000.000
  • Penjualan Tunai Tahunan: Rp 4.000.000.000

Total Piutang Dagang Rata-rata= (Rp500.000.000 + Rp300.000.000) / 2 = Rp400.000.000. 

Penjualan Kredit= Rp5.000.000.000−Rp4.000.000.000=Rp1.000.000.000

DSO= (Rp400.000.000 / Rp1.000.000.000) x 365 = 146 hari

Dari perhitungan tersebut, PT Cempaka Mas memiliki rata-rata hari sebanyak 146 hari untuk dapat mengumpulkan seluruh piutang. Artinya, DSO nya lebih tinggi dari 45 sehingga pertanda kurang baik karena perusahaan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan seluruh piutangnya.

Baca Juga: Lengkap! Contoh Laporan Sales Bulanan, Mingguan dan Harian

Seberapa Penting Days Sales Outstanding untuk Perusahaan?

Menentukan days sales outstanding adalah kegiatan penting untuk mengukur likuiditas aset lancar perusahaan.

Karena pentingnya kas dalam menjalankan bisnis, adalah kepentingan terbaik perusahaan untuk mengumpulkan saldo piutang secepat mungkin. Berikut manfaat dari mengetahui DSO:

  • Mengukur Efisiensi Pengelolaan Piutang dan Kinerja Perusahaan

Days sales outstanding adalah hitungan yang membantu perusahaan mengukur seberapa efisien mereka dalam mengelola piutang dari pelanggan. 

Selain itu, membandingkan DSO dengan benchmark industri atau perusahaan sejenis dapat membantu melihat sejauh mana perusahaan berhasil mengelola piutangnya dibandingkan dengan pesaingnya.

  • Meningkatkan Arus Kas

DSO yang rendah berarti perusahaan dapat mengonversi penjualan menjadi uang tunai lebih cepat.

Dengan arus kas yang meningkat, perusahaan memiliki fleksibilitas untuk membayar hutang, menginvestasikan dalam proyek-proyek yang lebih menguntungkan, atau memberikan dividen kepada pemegang saham.

  • Mengurangi Risiko Tunggakan Piutang

Dengan memantau DSO, perusahaan dapat mengidentifikasi pelanggan yang lambat membayar atau berpotensi bermasalah dalam membayar tagihan. Tindakan pencegahan dapat diambil untuk mengurangi risiko tunggakan piutang.

  • Evaluasi Kebijakan Kredit

Manfaat lain menganalisis DSO adalah perusahaan dapat menilai efektivitas kebijakan kredit yang diterapkan. Jika DSO tinggi, perusahaan mungkin perlu meninjau kembali kebijakan kreditnya dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko kredit yang berlebihan.

Untuk mempermudah perhitungan days sales outstanding perusahaan, Anda dapat menggunakan aplikasi CRM online dari Hadirr. Di sini, Anda bisa mengetahui berbagai aktivitas yang berkaitan dengan data penjualan.

cta Days Sales Outstanding

Lewat aplikasi CRM Hadirr, Anda bisa melacak aktivitas sales lapangan, monitoring sales lapangan, database pelanggan, hingga rekapan target penjualan.

Dari data-data tersebut, Anda bisa melanjutkan dengan berhitung menggunakan rumus days sales outstanding yang sudah dijelaskan di atas.

Coba Hadirr Sekarang

author-tim-hr-hadirr
Tim HR Hadirr
Content Writer at Fast-8 Group