Akibat dilanda pandemi Covid-19, suasana ramadhan tahun ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah pun mengakibatkan perekonomian Indonesia menjadi terhambat. Umumnya di saat bulan ramadhan konsumsi masyarakat meningkat dan membuat sektor usaha kecil dan menengah (UKM) bisa meraup keuntungan yang tinggi, namun disaat pandemi saat ini membuat omset malah menjadi menurun. Kementerian Koperasi dan UKM merilis e-form untuk mendata pelaku koperasi dan UKM yang terdampak Covid-19, hal ini dilakukan untuk membantu UKM melewati masa krisis corona. 

Selain dukungan pemerintah, UKM pun perlu melakukan evaluasi di masa saat ini. Untuk itu perlu dilakukannya penyesuaian dan efisiensi. Teknologi bisa mengambil peran dalam membantu UKM menganalisa dan memutuskan strategi kedepannya. Namun, saat ini masih banyak UKM yang enggan memanfaatkan teknologi dan lebih memilih cara manual dikarenakan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Padahal teknologi cloud bisa menjadi solusi bagi UKM, karena mampu meningkatkan efisiensi. 

Baca Juga: Choosing Cloud Payroll vs Payroll Outsourcing in Indonesia

Cloud adalah sistem komputasi yang bekerja dengan menggunakan teknologi internet dan penyimpanan virtual. Cloud merupakan storage yang terdiri dari sekumpulan server yang tersimpan rapi dan dikelola oleh penyedia layanan cloud (pihak ketiga), sehingga memungkinkan pengguna memanfaatkan resource tersebut secara on-demand melalui jaringan, baik private maupun public. Cloud menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi pemilik usaha. 

Berikut alasan mengapa para pelaku UKM sangat membutuhkan teknologi cloud di masa-masa sekarang:

Lebih Efisien 

Bagi pelaku bisnis UKM, pengadaan teknologi untuk menunjang bisnis perlu perhitungan yang matang. Untuk itu, teknologi cloud dianggap cocok karena biaya yang dikeluarkan tidak semahal yang dibayangkan. Pelaku bisnis UKM tak perlu memikirkan soal biaya infrastruktur jaringan, dukungan teknologi, atau memiliki server tersendiri karena semua teknologi tersebut sudah disediakan dan diperbarui oleh penyedia cloud (pihak ketiga). Cloud membuat bisnis menjadi lebih rendah biaya dan kompetitif dalam menjangkau pasar yang lebih luas. 

Akses yang Fleksibel

Karena memanfaatkan teknologi internet sebagai akses, cloud memungkinkan pelaku bisnis bekerja dari mana saja. Dengan menggunakan teknologi cloud pelaku bisnis dapat memberikan layanan lebih cepat kepada klien atau pelanggan tanpa terhalang oleh batasan ruang dan jarak. Sebagai contoh, jika pelaku bisnis menggunakan software HRIS cloud untuk menangani pekerjaan personalia di perusahaan, maka pelaku bisnis dapat melakukan segalanya dengan lebih mudah. Mulai dari memantau kehadiran karyawan, hingga menangani cuti secara online, semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone.

Skalabilitas Tinggi

Cloud didesain untuk penyimpanan data yang besar. Dengan penggunaan cloud, pelaku bisnis UKM bisa menentukan kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan. Cloud memiliki skalabilitas yang tinggi dan mampu menyesuaikan skala kebutuhan dari ukuran bisnis kecil hingga besar. Dan jika suatu saat ternyata kebutuhan penyimpanan data membengkak, cloud bisa memberikan kapasitas storage yang lebih besar tanpa harus memindahkan data. Penyesuaian atas kebutuhan ruang data yang dinamis ini tidak akan didapatkan jika pelaku bisnis melakukan penyimpanan data di komputer fisik kantor yang memiliki kapasitas terbatas. Dibutuhkan banyak  hardisk untuk menyimpan data yang terus berkembang dari hari ke hari.

Penyimpanan Data yang Aman

Cloud menggunakan sejumlah server sebagai storage yang tersimpan rapi di rak data center. Untuk melindungi privasi data, cloud menerapkan enkripsi data dengan algoritma yang sangat rumit. Hal ini membuat data terkunci dan tak dapat dibaca oleh siapapun, termasuk penyedia cloud. Hanya pelaku bisnis selaku pemilik data, yang bisa mengakses dengan menggunakan username dan password. Sehingga tak perlu khawatir data sensitif tentang bisnis, karyawan, pelanggan, transaksi, dan keuangan perusahaan dimata-matai. Penyimpanan data pun dilakukan di data center. Biasanya data center berlokasi di daerah yang paling minim dari risiko bencana dan memiliki back-up. Sehingga, ketika aliran listrik utama terganggu, server selalu tetap bisa diakses.

Meningkatkan Produktivitas Bisnis 

Teknologi cloud berperan besar dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Pelaku bisnis UKM dengan mudah dapat mengelola data yang dimilikinya. Dimana pada umumnya dalam melakukan pengolahan data dibutuhkan waktu yang cukup lama, hal tersebut sangatlah memakan waktu. Namun dengan banyaknya tool berbasis cloud yang tersedia saat ini  membuat pengelolaan seluruh data dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Pelaku bisnis hanya perlu fokus pada bisnis tanpa memikirkan biaya IT untuk pengelolaan sistem.

Baca Juga: 4 Kelebihan Aplikasi Berbasis Cloud yang Perlu Anda Tahu

Fast-8 Group merupakan perusahaan penyedia aplikasi HRIS cloud, yaitu sistem payroll Gadjian dan sistem absensi online Hadirr dimana keduanya bisa digunakan untuk mengelola berbagai pekerjaan personalia untuk pelaku bisnis secara online, mulai dari mengelola absensi sampai menghitung dan membayar gaji karyawan dapat dilakukan tanpa repot. Karena merupakan HR cloud services, semua data perusahaan akan tersimpan aman di server yang dikelola oleh provider cloud berbasis di Amerika Serikat yaitu Amazon Web Service.

Keuntungan lainnya, Gadjian & Hadirr punya skalabilitas yang tinggi, sehingga cocok untuk segala ukuran bisnis dari UKM hingga perusahaan besar. Dengan akses yang fleksibel, mudah, dan cepat, pekerjaan jadi lebih mudah. Semua tugas HR bisa dikerjakan di mana pun dengan akses internet. Yuk, coba HadirrGadjian sekarang!

Aplikasi Absensi Online Hadirr

Coba Gadjian Sekarang

Writer: Diyan Faranayli