Pandemi Covid-19 telah membuat sebagian besar masyarakat perkotaan lebih sadar akan gaya hidup bersih dan sehat. Hampir di setiap rumah kini menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer di depan pagar rumah untuk memastikan anggota keluarga atau tamu masuk tidak membawa virus atau bakteri patogen dari luar.

Hand sanitizer adalah pembersih tangan dalam bentuk cair atau gel yang dikemas secara praktis agar bisa dibawa ke mana-mana sebagai pengganti air dan sabun. Selain itu, antiseptik ini dapat melumpuhkan virus dan bakteri patogen tanpa perlu dibilas air. Cukup oleskan di tangan dalam jumlah yang cukup dan gosokkan ke semua bagian, termasuk punggung telapak dan sela-sela jari, lalu dibiarkan hingga kering tanpa dilap.

Antiseptik berbahan dasar alkohol ini membuat virus menjadi non-aktif hanya dalam waktu satu menit. Beberapa riset juga telah membuktikan bahwa virus dan bakteri patogen tidak dapat hidup dan berkembang biak dalam campuran alkohol dan hidrogen peroksida, dua bahan aktif dalam hand sanitizer

Baca Juga: 4 Strategi Perusahaan Bertahan Selama Corona

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan standar komposisi hand sanitizer sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu berbahan dasar etanol 96% atau isopropil alkohol 99,8%, hidrogen peroksida 3%, gliserol 98%, dan air suling. Konsentrasi akhir alkohol dalam hand sanitizer minimal 70% agar efektif membunuh virus dan bakteri dengan cepat.

Penggunaan larutan alkohol 70% juga dapat dipakai untuk membersihkan tangan apabila sulit mendapatkan hand sanitizer. Namun, khusus bagi orang yang memiliki kulit sensitif, penggunaan alkohol untuk mencuci tangan terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. 

Untuk mencegah hal tersebut, beberapa produsen hand sanitizer menambahkan kandungan bahan untuk melembutkan kulit. Mineral Botanica misalnya, memproduksi hand gel sanitizer yang tidak saja ampuh melawan virus dan kumas tetapi juga dapat membantu melembabkan kulit tangan.

Mineral Botanica adalah merek kosmetik dari PT Mica Jaya Pratama, perusahaan yang  berdiri tahun 2015 dan menyediakan produk skin and body care yang awalnya dikembangkan di Los Angeles, Amerika Serikat. Semua produk Mineral Botanica diproduksi menggunakan bahan alam, halal, tanpa paraben, dan berlabel animal-cruelty free sehingga lebih ramah lingkungan.

Berbeda dari yang beredar di pasaran pada umumnya, selain memiliki kandungan alkohol 70% sebagai zat aktif yang terbukti melindungi tangan dari mikroba penyebab penyakit, Mineral Botanica Hand Gel Sanitizer yang telah terdaftar di BPOM ini juga mengandung ekstrak lidah buaya (Aloe vera) untuk melembutkan dan mencegah iritasi kulit, serta minyak zaitun (olive oil) untuk menghaluskan dan melembabkan kulit. 

Produk ini tersedia dalam kemasan praktis botol pompa 60 ml dan tube 60 ml yang mudah dibawa bepergian, serta kemasan jerigen 5 liter, yang bisa didapatkan di sejumlah marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, atau dibeli langsung di sejumlah toko obat dan kosmetik. Cek produknya di Instagram @mineralbotanica.

Antiseptik tangan lainnya yang tak kalah ampuh adalah Extica Moisturizing Hand Sanitizer dari PT MS Union International. Cairan pembersih tangan yang telah bersertifikasi BPOM ini menggunakan alkohol 96% agar lebih efektif dan lebih cepat melumpuhkan bakteri dan virus, serta ekstrak Aloe vera untuk melembutkan kulit, namun tidak menyebabkan lengket. Produk ini tersedia dalam kemasan spray 100 ml dan bisa didapat di Tokopedia dan Shopee, serta toko obat dan kosmetik. 

Baca Juga: Solusi THR Karyawan di Masa Pandemi Covid-19 (Infografis)

MS Union International sudah berdiri di Indonesia sejak 2010 dan merupakan grup dari MS Beautyline, perusahaan kosmetik yang berbasis di Thailand yang membawahi brand YC dan Juice Up. Sejak 2017, perusahaan ini mengembangkan brand sendiri: Extica. Cek ragam produknya di Instagram @extica.id.

Mineral Botanica dan MS Union International merupakan dua perusahaan pengguna aplikasi Gadjian dan Hadirr dari Fast 8. Kedua aplikasi ini telah membantu ratusan perusahaan di Indonesia mengelola payroll dan absensi karyawan lebih mudah dan efisien.

Gadjian adalah aplikasi penggajian online terbaik untuk beragam pekerjaan HR dan finance, dari hitung gaji online, bayar gaji, hingga mengelola cuti dan izin/sakit secara online. Software as a service (SaaS) ini sangat efisien digunakan untuk perusahaan dari mulai skala kecil, dengan 5-6 karyawan, hingga perusahaan besar dan menghemat biaya kelola administrasi karyawan tahunan puluhan juta rupiah.

“Dalam mempersiapkan gaji karyawan, kita tidak perlu untuk membuat perhitungan lagi. Perhitungan yang dilakukan sudah cukup akurat sehingga kita dengan mudah mengoperasikannya,” kata HRD Manager MS Union International, Reza Fathoni, memberikan testimoni tentang Gadjian.

Coba Gadjian Sekarang

Sedangkan Hadirr, aplikasi yang terintegrasi dengan Gadjian, merupakan aplikasi absensi online dalam membantu perusahaan memantau kehadiran karyawan remote saat jam masuk dan jam pulang. Tak masalah karyawan bekerja work from home atau masih tetap work from office, sebab Hadirr dilengkapi teknologi GPS untuk melacak dan mengidentifikasi lokasi absensi yang disetujui, serta face recognition untuk mengenali biometrik karyawan saat lapor kehadiran dengan swafoto (selfie). Memantau jadwal kerja harian karyawan? Hadirr juga bisa.

Penasaran bagaimana kedua aplikasi ini meringankan pekerjaan Anda? Kunjungi website Gadjian dan Hadirr, dan daftarkan perusahaan Anda untuk coba gratis.

Coba Hadirr Sekarang | Software Aplikasi Absensi Karyawan di Android Dan iOS Hanya Dengan Selfie